sekolah

Showing posts with label sekolah. Show all posts
Showing posts with label sekolah. Show all posts

Saturday, August 28, 2010

malu?


kali ini beda, posting pagi hari. biasanya? oke, biasanya saya posting dini hari gara gara insomia. niatnya minggu ini mo posting postingan ini, dengan alasan UHT, akhirnya sayamengurungkan niat buat nulis postingan.

Tuhaaaaan, terima kasih Kau telah menciptakan hari Sabtu + Minggu.
akhirnya saya bisa nulis minggu ini berkat hari itu. oke, lanjut. tema postingan ini sesuai judul. yak malu?saya mo mbeberin tentang rasa malu dan jijikz* yang melanda ini, tepatnya hari..... apa ya? lupa ! pokoknya pas pelajaran bahasa Indonesia

nah, waktu itu pelajaran bahasa Indonesia nya itu murid - murid disuruh ngebuat puisi tapi awalnya nama nama asli kita. waktu nya untuk performance dan puisi udah jadi, LENGKAP! ini dia *plis jangan ketawa plus ngebayangin aku lagi baca puisi jijikz ini






SEKARANG DAN DAHULU

Malam kini terasa lebih beku
Entah, mungkin karena malam ini malam pertamaku tanpa hirup nafasmu
Nurani ini mendobrak dobrak meledak ledak berteriak riak
Upaya agar perih ini sirna
Rasa yang kian merambah ke dalam sukma

Ruang hati pun mulai terasa sesak
Isak tangis dalam hati yang dengan cepat memenuhi relung
Zamrud khatulistiwa pun tak seindah kemarin
Ketika kau masih menemaniku memeluk indahnya sinar bintang
Indah, sungguh indah kenangan itu

Kan kucatat pada deret deret aritmatika cinta tak berlogika, namun indah
Inti atom yang tak pernah berpisah didalamnya, seperti kau dan aku, indah
Neuron neuron tiap saraf pun tak mampu menghilangkanmu indah
Ah, enyahlah sudah sekarang segala bentuk definisi indah
Susah, ya susah tidak lagi indah
Inginku mencari indahku kembali, tapi
Hati ini terlalu lelah tuk mencari, sudahlah tak usah mencari

oke, terserah itu bangus ato enggak. yang saya pikir cuma satu, berani gak yasaya puisi mewek kayak gitu?

gak, jawabannya adalah GAK! disisa waktu sebelum performance saya sempet sempetin bikin puisi dengan waktu 20 menitan. bayangin ! puisi yang tadi aja sejam aja gak cukup. oke, berhenti curhat. tentu temanya enggak mewek plus cinta bercinta kayak tadi. ini puisi yang akhirnya saya baca waktu dapet giliran mbacain


SAJAK NEGERIKU

Melintang panjang dari Sabang sampai Merauke
Elangpun mengaku betapa kaya negeriku
Negeri subur aman tentram makmur
Ungkap orang orang dahulu
Riuh elu elu mereka, mengaggumkan

Rongrongan kini makin menembus dada
Ini, dada para pemuda pemudi
Zaman kini telah berubah
Kepala sekarang terasa dibawah
Iya, diinjak injak

Kenapa hak dan kewajiban jadi begini?
Ini disalah gunakan, ini diabaikan
Nasib nasib jadi pemudi zaman sekarang
Arogan yang dibanggakan
Sirik jadi kebiasaan
Indonesia, kembalilah seperti dulu
Hidup seimbang dan berkeadilan


terserah deh itu puisi oke ato enggak, yang penting saya enggak jijikz* buat bacain itu puisi buat INDONESIA tercinta (jadi kangen Nasima), hiks
apasih?

oke, thanks buat para pembaca (oke, emang ada? ckckck)

P.S:
hari ini bakal sibuk banget sepertinya, dimulai jam 9 ada mentoring *alhamdulillah, selalu menyejukkan hati :)*, dilanjutin jam 11 ada STJ PKS *semoga adek adek ku selalu menjaga amanah, amin*, terus ada rapat buber IKABA GBS jam 12 *semoga rame dan sukses plus semoga saya inspirasi buat bikin MMT, amin*, jam 2 siang ada acara nuzulul Quran ngundang Fatih nasyid dari Jogja *semoga seru plus lancar*


sekian
salam chairil anwar, JAYA! *apasih? :|



Thursday, August 5, 2010

galau galau galau



deskripsi perasaan yang kiranya sama kayak seseorang yang pernah nulis perasaannya

Here goes:

===============================
  1. Gue gak pernah ngerti sama diri gue sendiri kenapa terkadang sebuah hal yang (kayaknya) kecil bisa begitu jadi besar buat gue. Bisa ngebuat gue kecewa, dan gue gak pernah ngerti kenapa kekecewaan ini bisa berubah seperti kanker yang menyebar dan menggerogoti perasaan gue sendiri… lama-lama ngebunuh dari dalam… dan mati. Gue gak pernah mengerti bagaimana harus mensiasati ini. Gue gak pernah ngerti kenapa buat gue, what has done yah done.. the damage has been done, and nothing we can do about it. There is absolutely nothing we can do about it. Kenapa? Kenapa gue gak bisa membuat semua ini seolah gak nampak, dan jalan terus. Kenapa? Kenapa? Kenapa gue harus membuat semua hal sempurna? Mungkin ini kutukan sekaligus berkah menjadi seorang perfeksionis… atau menjadi orang yang tak pernah puas?


  2. Kalau yang namanya kesempurnaan itu gak ada, dan kita terus mengejar kesempurnaan, apa gue berarti mengejar sesuatu yang tidak ada? Dan kalau yang namanya memaafkan itu berarti melupakan, bagaimana cara melupakan sesuatu yang telah kita maafkan? Bahkan jika hal tersebut tidak seharusnya terjadi?
  3. Gue sangat kagum bagaimana sebuah kejadian bisa terjadi. Katakanlah begini, jika seseorang menikah karena kenalan di facebook, bagaimana jika facebook tidak diciptakan? Bagaimana jika komputer tidak diciptakan? Bagaimana jika Bill Gates pada waktu itu meneruskan kuliahnya di Harvard Law dan melupakan mimpinya untuk membuat personal computer? Maka komputer (windows) tidak akan ada, facebook tidak punya wadah, dan dua orang ini tidak akan kenalan. Mereka mungkin akan menikah dengan orang lain, dan cerita hidup mereka akan completely berbeda, anak-anak yang berbeda, nasib yang berbeda. Setiap elemen-elemen dalam semesta ini mempertemukan kita ke jalan yang kita ambil. Apa ini semua sudah diatur, atau kita membuat ilusi bahwa sesungguhnya kita bisa mengatur ini? Apakah, perpisahan juga sudah diatur rapi? Ya, itu pertanyaannya, jika pertemuan seseorang direncanakan oleh “nasib” apakah perpisahan juga seperti itu? Dan jika iya, siapa yang bisa disalahkan?
  4. Bagaimana kita tahu apa yang pilih itu “benar”? Bagaimana kita tahu apakah kita akan bahagia dengan pilihan kita. Aksi kita. Konsekuensi kita. Relativisme dalam contoh yang paling sempurna. Filsafat katanya bisa membantu kita memecahkan permasalahan-permasalahan dalam hidup, tapi yang ada justru pertanyaan satu mengikuti pertanyaan lain. Cuih.
  5. Belakangan ini quote King Lear dari Shakespear terus ada di kepala: “If you prick us do we not bleed? If you tickle us do we not laugh? If you poison us do we not die? And if you wrong us shall we not revenge? ? If we are like you in the rest, we will resemble you in that.”
  6. Lagi pengen Pocky rasa coklat. Eh Lucky lebih enak. Lay’s rumput laut juga enak.
  7. Butterfly effect adalah terminologi yang keren banget, yang membuktikan bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini terkoneksi dengan kejadian-kejadian lainnya. Sub-bagian dari Chaos Theory yang paling gue suka. Tapi, semenjak ada film Butterfly Effect, apalagi yang meranin Ashton Kutcher, kok terminologi ini gak kedengeran seksi lagi ya.
  8. Komedian dan filsuf adalah perpaduan yang asik banget. Gue cuman bisa menemukan ini di Woody Allen. Gue pengen kayak Woody Allen, tapi… Woody Allen led an empty life. Gue gak mau led an empty life. And Woody Allen have issues. Eh tunggu, hampir semua komedian yang gue tahu have issues: Jerry Seinfeld – cranky, Jerry Lewis - komitmen phobia, Larry David – sangat-sangat cranky, Mitch Hedbgerg – mati overdosis, Mitch Fatel – pervert, bahkan Parto pernah menembakkan pistol ke udara di tempat umum. We are a bunch of complex creatures. Semua komedian adalah makhluk yang kompleks. Tanpa kecuali. And we hate it so much. At least I know I do.
  9. Gue pengen punya mesin waktu.

itu tulisan bukan aku yang nulis, jelas bahasanya gue lo gue lo. ngutip dari tulisan raditya dika yang dari awal sampe akhir deskripsiin banget isi hati gue (lho?)

copas,

Wednesday, March 18, 2009

Live In!!


Kegiatan ini berlangsung dari Minggu tanggal 15 Maret 2009 sampai 18 Maret 2009. Kelasku (X-12) kebetulan kebagian satu desa sama kelas X-9. Kelasku dan kelas mereka live in nya di desa Wirosari, kecamatan Patean, Weleri. Berangkat dari sekolah setelah apel sekitar pukul 08.00, wahahahha.... ternyata kelasku dapet bis yang bisa dibilang 'plus'. Perjalanan dari sekolah ke kantor kecamatan Patean menghabiskan waktu 2 jam. Jah, gila!! Kita nunggu pak camat keknya lebih dari 2 jam, kering!! Habis itu kita langsung menuju desa yang dituju.

Minggu, 15 Maret 2009

Sampai di balai desa, kami menurun - nurunkan barang bawaan dan bergegas menuju ke dalam balai desa. Disekeliling balai desa, orang tua asuh sudah bersiap - siap menjemput kami, tapi sebelum dijemput kerumah masing - masing kami sedikit diberi pengarahan oleh pak lurah dan wali kelas kami. kemudia kami berangkat menuju ke rumah orang tua suh masing - masing. Aku mendapat kesempatan berorang tua asuh sama dengan Oliviane Kurnia S (Anne) yaitu bapak Surip Winarto seorang perangkat desa.

Tiba dirumah orang tua asuh, saya dan Anne disuguhi makanan khas desa dan minuman. Kemudian kami dipersilakan terlebih dahulu sebelum akhirnya kami makan siang. Sekitar pukul 15.00, kami diajak pergi ke sawah bengkok (bengkok: gaji yg diberikan pemerintah kepada perangkat desa) untuk mengusir burung. Mengusir burung?? Iya, soalnya sawah bapak satu - satunya sawah didesa Wirosari yang sudah mulai bergabah dan menguning.

Bapak diberi sawah bengkok seluas 1,75 hektar. Kami berjalan menyusuri sawah bertujuan mengusir burung, sepanjang perjalanan kami diajari beberapa tekhnik mengusir burung, mulai dari jaring - jaring / orang - orangan sawah sampai teknik melempar lumpur dengan menggunakan bambu.

Setelah lelah berkeliling, kami beristirahat sejenak disemacam gardu ditengah sawah. Disana bapak bercerita bahwa perangkat desa mayoritas adlah seorang petani, awalnya saya mengira bahwa perangkat desa hanya bekerja di kantor.

Hari semakin sore, kamipun mulai menyusuri jalan pulang berupa hutan dan kebun. Sesampainya di rumah kami membersihkan diri (sekedar cuci - cuci), kemudian mengambil air wudlu dan sholat ashar. Lalu beristirahat. Setelah tenaga terkumpul, langsung mandi, sholat maghrib, makan malam dan pergi kerumah pak lurah buat kumpul sharing sekelas. Jarak dari rumah ke pak lurah 1,5 km. Aku, Meutia, Margaretha dan Dimas ternyata paling akhir dan ditinggal teman - teman sekelas lainnya.

Ternyata rute yang kami lalui benar - benar menyeramkan, jalana sepi gelap dan hanya berempat!! Setelah sampai dibalai desa jalannya semakin gelap. Pertamanya dari rumah sampai balai desa yang pegang senter itu Dimas, tapi setelah melewati balai desa si Dimas ketakutan. Disana keadaan kami sama - sama takut, dan aku berusaha untuk memberanikan diri buat memandu jalan temen - temen. Kita semua gandengan ato pegang tangan (sama? gak owg beda!!) selain itu juga deket - deketan sampe kita kalo jalan tabrak -tabrakan. Sebenernya aku paling pojok kanan tapi tiba - tiba.....

"Nur, tak gandeng? Wedi ki aku!!" (wedi = takut ; ki = ni)
Dimas gitu coba!! Gak nyangka banget, orang kek gitu takutnya sampe sebegitunya...
(buat Mimi -kalo baca- : Maaf, bukan maksud apa - apa kita semua ketakutan soalnya)

Semakin jauh tangannya semakin erat. Sebenernya gak gandeng sih dia pegang tanganku (siku maksudnya). Takut bikin kita semua keringet dingin, sampe akhirnya kita nyampe ke rumah pak lurah, disana kita dinanti - nanti soalnya gak dateng - dateng.

Hari selanjutnya ntar ya...
Pegel nulis trus
bye...

Monday, February 23, 2009

Sehari Jadi Anak Jalanan



Huh,,
Sungguh sangat melelahkan!!!

Jadi kejadiannya tuh hari Minggu kemaren. Yah, gak jauh dari judulnya. Jadi aku, Rama, Bahrul, Fuad, Ishmah, Aya, Tri, Rio, Amank, Wawan, Kak Said, Kak Vergi touring keliling kota (keluar kota malah!!)


Tujuan utamanya itu buat ngedatengin temen - temen PKS yang belum diijinin ortunya buat ikut PAB (Pelantikan Anggota Bersama) ataupun gara - gara dianya ndiri jadi kita bujuk ortu - ortu mereka.

Yang belum diperbolehin ortu, kita bujuk supaya anaknya diijinin buat bisa ikut PAB. Sedangkan yang karna dianya sendiri, kita bujuk ortuny buat nyemangatin anaknya buat ikut PAB.

Pertama kita janjian kumpul disekolah jam setengah 8, aku berangkat dari rumah jam setengah 8 lebih seperempat. Liat di lapangan gak ada anak PKS, terus ke markas juga gak ada (keseringan ngaret!!)

Ditengah - tengah perjalanan aku liat Uli (temen sekelasku) dateng dari arah kantin menuju ke depan. dan ternyata disitu ada anak - anak PMR. Aku ikut ngobrol - ngobrol disana barang Uli ma Ajeng.

Tiba - tiba,
Ajeng : "Nur, itu ndak anak PKS"
Menur : "Mana to? Cowok apa cewek?"
Ajeng : "Cowok, pake baju putih"

Yaudah, aku langsung ke lapangan, ternyata udah ada banyak orang disana (Ishmah, Aya, Fuad, Wawan, Amank, Rio, Rama). Eh, ternyata aku lupa bawa helm yg aku bawa dari rumah buat jalan - jalan itu (helmnya ketinggalan di PMR tadi). Akhirnya aku balik lagi ke tempatnya PMR.

Kita ninggu agak lama nunggu soalnya mau nunggu kak Said. Para lelaki memilih main bola bareng anak tenis.

Setelah kak Said dateng cowok - cowoknya tiba - tiba menghilang entah kemana. Yah, setelah menunggu beberapa lama, akhirnya kita memutuskan untuk pergi.

Rio, Amank, Ishmah mau nungguin Bahrul ma Tri dulu. Jadi, aku, Ishmah, Aya, Rama, kak Said (penunjuk jalan), Fuad, Wawan jalan duluan

Wah,
Sebenernya aku mo diboncengin Ishmah ato Aya (maksudnya yg cewek gitu), tapi Aya gak bolehin gara - gara bannya lagi kempes, Ishmah gak mau gara - gara dia berangkat kloter 2 dan merekomendasikan buat boncengan sama Rama ato kak Said (lebih merekomendasikan ke Rama)

WOW!!
diketawain!!

tujuan pertama yaitu kerumah kak Vergi (disekitar Gunung Pati). Gila! disana ada kucingnya coba!! Ih, serem!!

Setelah Rio, Amank, tri, Ishmah, Bahrul dateng kita bareng - bareng ngelanjutin perjalanan ke rumah Hilmi.

nyampe disana kita berhasil membujuk ayahnya Hilmi supaya Hilmi bisa ikut PAB. Abis itu kita (+Hilmi) jalan lagi ke rumah Yogi, mo tau gak rumahnya dimana?? UNGARAN!!!

gila! jauh banget !!

nyampe disana kita disuguhin banyak banget makanan. Dan disuruh mamanya buat bungkusin makanannya. Akhirnya, firstly Fuad memberanikan diri buat mbungkus makanan. Tapi akhir - akhirnya mamanya bawain berkantung - kantung makanan. Apa boleh buat kita harus terima. Akhirnya mamanya itu bener - bener bujuk yogi buat ikut PAB (semoga berhasil!!)

Diperjalanan kita kehujanan. Terus
Rama : "meh nganggo jas ujan rak??"
Menur: "sembarang! karepmu!"
Rama : "lho piye to??"
Menur: "yo wis, nganggo wis"

Dia bawa jas ujan berkepala dua. Ih gila! Dia nyupirnya serem banget, sukanya matiin mesin. Dah gitu hampir sempet jatuh waktu itu.

Tujuan selanjutnya adalah rumah Rikza. rumahnya itu di TLOGOSARI. Bayangin coba dari SMA 3 ke Ungaran terus balik ke Tlogosari!! Pegel!!

Sebelum ke Tlogosari, kita mampir ke SMA 3 dulu buat sholat. Terus kita lanjutkan perjalanan kita ke tlogosari.

Sampe di tlogosari, kita kebingungan buat nyari rumahnya Rikza. pertama kita masuk gang
"Tegal kangkung RT 1 RW 2"

ujung gangnya apa coba??
KUBURAN alias MAKAM

setelah susah mencari, kak Vergi tanya ke toko listrik. Eh, gak taunya rumahnya Rikza tuh disebelah toko listrik itu.

Ternyata Rikza udah nyiapin uang dan surat buat PAB itu. Dan WE DID IT!!!

Abis itu kita mo sholat ashar di masjid deket rumahnya Aya dan kak Dewi (apa kak Iwed?). Kebetulankan aku lagi gak sholat, terus aku, Ishmah, Aya duluan ke rumah Aya. Aya tu lagi diem - dieman ma mamanya.

Terus di dinasehatin papanya bis tu nangis. Abis itu junior diajak (ato mengajak??) buat makan.

Udah sekitar jam 6an kita ijin pulang dulu ke senior [tapi aku sama Ishmah gak ijin, soalnya kata Amank aku udah diijinin ma Aya :(]

Waktu mo pulang aku aku aku piye??
Dengan bingung hati (opo kuwi??) aku tanya ke Rio
Menur : "Yo, aku ma siapa nih? udah sore gini!"
Rio : "Karo Rama to ya!!"
Menur : "Lho kan omahe ning tlogosari, mosok meh mbalik ning sekolah?"
Rio : "Oyoyo, oya mbek kuwi wae!! Rul, Bahrul"
Menur : "Bahrul omahe endi to??"
Rio : "Mboh, tapi lewat omahmu owg"
Menur : "Yo wis to"

Akhirnya aku pulang bareng Bahrul.
Dia tu nyupirnya juga serem, lebih serem malah!!
Ngebut banget!!

akhirnya selamat sampai tujuan dengan waktu yg lebih singkat tentunya!
aku turun di puspanjolo

sampe rumah aku belom ganti baju udah tiduran terus ketiduran sampe jam setengah 9 aku bangun. Pengen belajar (soalnya besok UHT PAI ma Geo) tapi kok kepalaku rasanya pusing buaaanggggetttt ya??

akhirnya aku melanjutkan tidurku, jam 11 bangun lagi. Bangun cuma mau ganti baju, terus tidur lagi mpe jam 6 (TIDDDAAAAKK!!! KESSSIIIAAANNNNGGGAAAANNN!!)

akhirnya aku mengerjakan UHT dengan ilmu seadanya (Geo belajar dikitlah disekolah, tapi PAI gak belajar SAMA SEKALI!!)

Alhamdulillah, (tanpa nyontek dan ngepek) Geo ku pilihan gandanya salah 6 dari 30 soal (bejo!!).

Tapi romawi 2 nya gak tau tuh!!
SEMOGA NILAI UHT KU BAGUS - BAGUS
AMIN!!

Saturday, February 7, 2009

Murah Euy!!



7000 dapet ayam goreng KFC, spaghetti, french fries, dan 3 aqua gelas


yayayayya,, ceritanya gini.. ;)
kemaren Jumat kan ada mentoring, nah mentoringnya itu rencananya mo nonton di rumah Vian.
Abis sholat dhuhur kita ber 9 (Aku, Vian, Isti, Aii, Ratna, Widi, Hani, Meutia, Fad) beranjak dari masjid menuju mobilnya Vian. Sesampainya dirumah Vian, kita disambut dengan celotehan adek - adeknya Vian yg masih kecil, namanya Alya, Rafi dan yg satunya kau gak tau namanya soalnya masih 1/2 tahun (apa hubungannya?).

Pertamanya kita dijamu di ruang belajarnya Vian. Jadi ceritanya mo nonton lewat komputer (ya gapapa soalnya layarnya pake LCD sekita 21 inch, mungkin soalnya belum sempet kuukur)

terus ibunya Vian dateng dan berkata "Itu, nontonnya didepan aja lebih enak luas biar gak sek - sekan"

Vian "Iya, iya biar enak"
kita "Terus adekmu gimana maennya??"
Ibu Vian "Gak papa, udah maen ditempat lain"

Yasuda, kita mengambil tas kita dan beranjak kuruang TV. Serasa nonton film di bioskop. Kita nontonya di LCD yg besar sekita 40 incha-an (gtw ding!!)
Kita nonton 'SpiderWick Chronicles'

Disela - sela kita nonton, ibunya VIan datang dengan membawa 9 kotak ayam KFC lengkap dengan sausnya. Belum selesai makan ibunya Vian kembali datang membawa French Fries
"Ni dek jangan ketinggalan ya!!!"

Lagi asyik makan,
"Dek ni ada spaghetti tapi keknya gak cukup dimakan satu - satu, barengan ya..."

Ya Allah, terima kasih atas rejeki yg Engkau berikan....

Jadi 7000 rupiah itu buat ongkos pulang naek bis 1000 dan ongkos naek becak 6000

yauda ya
Dah....

Friday, December 19, 2008

Minggu yang melelahkan....


emang bener banget, minggu ini cuuaaappeeekkk buuuuaaaanngggggettt. pulang sekolah harus rapat PKS terus sampe sore. dah gitu keseringan ujan gitu deh.. ngrapatin bazar dan naskah drama.

ah, aku benci gara - gara salah satu seniorku mempercayai aku buat jadi PJ alias Penanggung Jawab formulir data kesehatan. bener - bener tugas yang sama sekali gak gampang!!! mana anak - anak kebanyakan cuek, gak tau sini gimana...

liburan jadi merasa ada yang mengganjal, bener - bener mengganjal. takutnya kalau aku belum bisa ngejalanin tugas ini dengan baik. selain karena ada RETORIKA, tapi juga merasa bersalah. ah gimana ni bro??

aku bingung dan tersiksa banget atas tugas ini...

huh, rasanya aku pengen lari dari kenyataan....
GOD, HELP ME PLEASE, JUST WITH YOU I HOPE.....

Sunday, November 23, 2008

VMJ????



Jumat kemarin, pulskul ada mentoring

Tapi mentoring kemarin mudur banget jadi jam 2, semua gara gara ada ulangan ekonomi 40 nomor dalam waktu 1 jam, bayangin coba soalnya susah (ada hitungannya lagi)hih...huhhh...

sebenernya pulskul tuh anak PKS mo kumpul buat ngomongin jadwal TJ (tugas Jalan), jadinya aku gak bisa ikut rapatnya deh. trus aku dapet jadwal hari SELASA!!! hih, aku ogah deh TJ hari selasa soalnya *some text missing*. akhirnya setelah berkompromi sama koor TJ (Rama alias Ulet bulu), akhirnya berhasil dapet jadwal TJ hari KAMIS.

Oya mentoringnya,
jadi tuh metoringnya tentang sharing, jadi kita nulis masalh yang bener - bener mengganjal di pikiran kita kedalam disebuah kertas dan tidak perlu ditulis nama. Aku tulis deh masalahnya itu, aku nulis petikan ceritanyanya gini:

'.......sebut saja X ....'

wah, klo yang ikut ni ngerti banget!!!


trus mbak mentornya bilang gini

wah ini VMJ!!!!
semuanya : APA ITU?
mbak2nya : itu tuh namanya VIRUS MERAH JAMBU

trus ngasih solusi yang menurutku terlalau umum, soalnya setiap orang yang aku tanyain kurang lebih jawabnya begitu. Gak ngeffect keknya, udah KEBAL sama gituan ya uadh yaaaa

Wednesday, November 19, 2008


Senin
Wah hari itu deadline-nya numpuk PR matematika, untung aja aku lagi mood banget ma pelajaran mat. Soalnya tuh ada 10 nomor, kukerjain dirumah 8 nomor (nomor 6 ma 10 belum) abisnya sisanya itu susah banget.

Ternyata, yang nomor 6 tuh gampang. Caranya waktu kukerjain dirumah tuh udah bener, Cuma ngitungnya aja yang kurang teliti, jadi hasilnya tuh unusual gitu.

Waktu istirahat pertama aku, Vian ma Ursula ke kantin. Disana aku beli gorengan 2 (biasalah!), nah kalo 2 itu bayarnya 1200, dan duitku 5000. kan kembali 3800 to? Trus dikasih kembalian 3500, dan sisanya ambil permen. Aku memutuskan buat ambil permen KISS yang ada kata-katanya itu lho!!! Tau gak kata – katanya apa? Kan permennya ada 3, yang pertama yang kumakan gak tak lihat kata - katanya, trus yang kedua tuh kata – katanya ’Masih ada harapan’ dan yang ketiga ’Kemana aja?’. Wah sontak aku kaget banget lah, kok aku banget ya.... ah tau lah!!!

Selasa
Wah hari Selasa tuh ada jadwal FISIKA, dan ada PR. Gak tau kenapa akhir – akhir ini aku kok mudeng ya pelajaran fisika? (alhamdulillah, semoga untuk selamanya) dan Prnya kukerjain semua, trus banyak yang nyalin deh (baca: nyontek).

Hih, aku agak sebel deh gara – gara si Wendi ma Amri tuh ngejek aku kalo jalan tuh bungkuk. Emang sih aku kalo jalan tuh bungkuk, tapi nyebelin ik!!!

Wuakakakka, aku ma Vian tuh gak berhenti ketawa gara – gara denger istilah ’cokot - cokotan’ di mapel matematika jadi tu < > istilahnya ’cokot - cokotan’

Abis itu mapel BI, jadi tuh Binya disuruh buat isi dari pantun, sampirannnya udah ada tinggal tulis isinya. Walahlah, aku yang pertama kali suruh baca pantunku. Mo tau gak pantunku kek gmn? Ini dia jengjeng:
1.Anak raja naik kereta
Budak keling meminum obat
Dunia kini kian berkata
Dimana lagi hutan nan lebat
2.Buah mangga lebat setangkai
Diperam anak dalam puan
Jika kamu ingin pandai
Belajar jangan kau lupakan
3.Dari Johor ke Bandar Riau
Singgah lalu ke Teluk Pasai
Bila hari sedang risau
Ibu datang untuk membelai
4.Boleh dipetik buah mengkudu
Asal jangan buah pepaya
Kadang cinta semanis madu
Suatu hari berbisa jua
Yang dicetak miring tuh aku yang jawab. OK gak? OK kan!!

Pulskul ada extra PKS, walahlah, masa disuruh senam di tengah lapangan sih? Panas plus malu to ya... kan waktu itu aku dan temen – temen emang kurang semangat sih, trus disuruh ma salah satu seniorku buat senam 2 X 8, gila capek banget, 1 X 8 aja udah tekor. Huh, dah gitu waktu pulang gak ada yang jemput lagi!! Tapi alhamdulillah, pas aku nyebrang langsung dapet bis deh,,,, senangnya,,,,

Rabu (today)
Walahlah, hari ini tuh tugas + ulangan, dah gitu ulangannya Sejarah ma PKn, sejarahnya sih aku suka tapi PKn nya itu lho, gak nguati (Sanusi’s student). Wah alhamdulillah, ulangan PKn nya gak jadi.

Pas mapel BI tuh materinya bikin puisi, jadi gini caranya ada dua cara yang pertama kita milih 2 huruf kesukaan kita trus aku milih huruf M dan B abis itu tulis kata dasar yang inisialnya huruf itu aku nulisnya

M:
Mandi, mulai, merdian, maju, mundur, mati, muda, modul, mode
B:
Blokir, blog, bintak, bujuk, bulan, buat, beringas, baik, buruk, bloa, basket, baju, beli, bukan, butik, batik, bunda
Abis itu bikin puisi dati kata – kata itu,
Tau gak aku nulis apa?
Agak lola ki, lg gak mood jdnya keluarnya susah, trus P Edi nyamperin aku, lho puisinya mana?
Emmm, belum pak
Trus akhirnya aku bisa nulis 1 baris puisi yang amburadul:
Bintang muda mulai mati
Udah selesai

Abis itu yang kedua sam kek yang pertama dan memilih huruf yang berbeda:
R:
Retorika, ruang, rindu, ringgit, ruiah, rongsokan, riuh, rusak, rombak, randu, rumah, rajin, ramah, rujuk, ramping, rujak, rontok, roman
K:
Kosong, kurang, kura – kura, kunci, koperasi, kuning, koordinasi, kalimat, karya, kanji, korden, kata, karang

Abis itu, buat puisi, tapi boleh ditambah kata – kata dengan awal atau akhir dengan huruf yang dipilih tadi. Dan aku lagi2 gak bisa. Lgi g mood owk!!!

Waduh, tugas Bhasa Jawa ku blm selesai trus tak lanjutin, tp aku nyalin dari si Margaretha, selain aku si Amri juga nyalin. Waduh, lagi2 dia tuh nyebelin, tau gak waktu aku lagi ngerjain pensilnya tu disodokin ke mulutku coba, trus aku pukul dia. Eh malah dia ketawa – ketiwi. Hih...
Pulskul, sakjane pengen ensemble tapi setaah aku tanga ke Kiki, katanya dia males ikut, ah, aku juga jadi males ni, gak ada temennya.

Udah ya, udah amat sangat cukup panjang!!!
Bye....

Sunday, November 16, 2008

Kenapa senang?




Wah, stelah berabad2 akhirny bsa posting lagi.
Lanjut,
akhir2 ini kok aku ngrasa seneng bgd ya?
aku jg g tau sebabny. ..

jumat,
mpe skola sktar jam 6.10 abisnya bareng kakak kls 3 (jadwal jam ke nol).
trus,
kan ktany PKS diajak gladi kotor upacara di gubernuran. alamak, coba ap yg tak liat? ank2 PKS pda pake baju OSIS. sontak aku lngsung deg2an. trus seniorku, kak vergi dteng nyamperin aku trus tnya 'dek, dapet jarkom gak?', dlm hatiku ngomong 'walah sing endi?' trus aku jwb aj 'g kak!!'. trus aku disuruh keBK dan dianter ma kak hanita. dsana aku bngung bgt, soalny ditanya gini 'iya tu ad bnyk bajuny, tp g tau ada yg pnjg g. lho tp km bwa krudung putih g?' oyaya, hrzny kn pke krudung putih. wah, trnyata g cma aku yg pake pramuka, si Rikza (lelaki pendiam yg aneh), jg ad tmnny nih.

trus nyampe dsana bris garing bgd, byngin coba, jauh2 dr smaga kesono cm bris g lebih dr 5 menit. trus dibilang anak smk 7 lah smk 8 lah, ih gokiil!!

dah, trus bubar. duduk, ngobrol2, ketawa2, nungguin anjem (eh, bkn ding!), ada yg sempet ngerjain PR. stelah sktar 45 mnit, anjem-pun tiba.

uda pada masuk, abis kluar gerbang gubernuran, tiba2 ada yg teriak 'lho, mbak2 paski mn?'

trus balik lagi, stelah itu mbak2 itu dtanyain 'mbak, bareng g?' jwabny gini 'o, g usah dek duluan aja'. waduh boros bensin nih.
Wah, pdhl rencana izin mpe pulskul. tp mpe istirahat ptama.

dan, plajaran slnjutny KIMIA, entah knp akhir2 ini aku lg fallin' in love ma mapel KIMIA sm MATH. waduh g biasany dSMA gini (soalny wkt SMP klo plg getol klo ada mapel mat).

pulskul, ada mentoring rohis, g biasanya aku bsa enjoy dengerin org ceramah dan g ngantuk. serulah pokokny!!

trus kmaren kamis,

aku buka fs ku, 177 times since 11/01/2008, walah nmbahny bnyk (krg lbh 10), tp kok commentny nmbah cm 2-4 tok!!

trus, tak klik deh.
ap yg kulihat? si _ _ _ liat fs ku. wah senangnya. . ..